oleh

Pemerintah Alokasikan Rp99 Triliun untuk Pangan Nasional Tahun 2021

-Nasional-23 views

wahanaindonews.com, Jakarta – Pemerintah akan mengalokasikan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) di 2021 sebesar Rp99 triliun untuk menjamin pangan nasional dalam kondisi aman. Food security pangan menjadi salah satu prioritas besar.

“Ada Rp99 triliun yang dialokasikan dan merupakan belanja dari berbagai kementerian dan lembaga, tidak hanya pertanian, namun juga di bidang infrastruktur di PUPR dan termasuk subsidi pupuk,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Jakarta Food Security Summit 5 secara virtual, Rabu, 18 November 2020.

Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah pada tahun depan, terutama seiring meningkatnya ancaman krisis pangan dunia akibat Pandemi Covid-19. Anggaran yang akan dikucurkan untuk mendukung fokus ini mencapai Rp 99 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pandemi yang berkepanjangan dapat menyebabkan krisis pangan, terutama jika terjadi gangguan pada rantai pasokan dan logistik. Untuk itu, ketahanan pangan menjadi sangat penting terlebih bagi Indonesia yang memiliki jumlah penduduk mencapai 260 juta orang dengan wilayah geografis yang luas.

Pertanian menjadi salah satu sektor produksi yang akan terus didukung pemerintah. Sektor ini menjadi kelomok usaha yangmasih tumbuh selama pandemi dengan pertumbuhan kuartal ketiga mencapai 2,15% secara tahunan.

Lebih dari 8 juta masyarakat desa menjadi penerima dari bantuan langsung tunai. Dari jumlah tersebut 7,3 juta diantaranya berprofesi sebagai buruh tani atau buruh nelayan. Jumlah ini setara dengan 92% dari total penerima.

“Sektor pertanian ini menjadi segelintir kelompok usaha yang masih tumbuh selama pandemi dengan pertumbuhan pada kuartal III mencapai 2,15% secara tahunan. Dan aktivitas sektor ini masih didominasi di pedesaan. Jadi, bantuan sosial juga disalurkan bagi penduduk desa untuk memastikan sektor pertanian dapat terus menunjukkan kinerja positif,” ungkap Menkeu.

Selain meningkatkan produktivitas, pemerintah juga akan menjaga stok beras guna mencapai ketahanan pangan. Beras merupakan makanan pokok warga Indonesia sehingga stabilitasnya perlu dijaga baik dari sisi ketersediaan atau kualitasnya.

“Stok kita adalah antara 18% sampai 20%. Konsep stok ini menjaga ketersediaan dari konsumsi seluruh penduduk,” ujar Sri Mulyani.(infokabinet.id/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed