Ogah Tegakkan Prokes Covid-19. Dua Kapolda Dicopot, Komisi III DPR Puji Kapolri

oleh -2 views

Jakarta, WahanaIndoNews.Com – Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani angkat bicara saat disinggung keputusan Kapolri Jenderal Idham Aziz yang mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat (Jabar) terkait tidak melaksanakannya perintah dalam menegakkan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah hukumnya masing-masing.

Arsul mengaku keputusan itu tepat jika menilik apa yang terjadi di Bandara Soetta, Petamburan & kawasan Cisarua Bogor yang menjadi berkumpulnya massa Front Pembela Islam (FPI) dan jamaah Habib Rizieq dalam jumlah ribuan orang di tengah pandemi Covid-19.

“Maka kami di Komisi 3 tidak kaget dengan penggantian dua Kapolda dan jajaran Kapolresnya yang wilayahnya menjadi tempat berkumpulnya massa tersebut,” kata Arsul saat dihubungi wartawan, Senin (16/11/2020).

Apalagi, kata dia, jika melihat banyak reaksi dari berbagai elemen masyarakat terkait dengan peristiwa berkumpulnya massa tersebut yang sifatnya mempertanyakan kebijakan pemerintah dan aparatur keamanan yang dianggap tidak konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Penggantian ini menjadi pesan bagi para perwira Polri yang memegang jabatan sebagai penanggung jawab teritorial atas kamtibmas, termasuk yang menyangkut penegakkan protokol kesehatan, agar soal penegakan protokol kesehatan ini benar-benar menjadi atensi khusus,” ujar Wakil Ketua MPR itu.

Dalam konteks kasus tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP ini berpendapat bahwa bisa menjadi pembelajaran tentang pentingnya dialog, pendekatan dan komunikasi perlu dilakukan.

“Tidak boleh tercipta kesan aparatur keamanan bersikap diskrimintif dalam menegakkan soal protokol kesehatan ini, apalagi pandemi covid akhir-akhir ini cenderung naik lagi,” pungkasnya. (ozc/ju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *