Kepsek SMPN 27 Batu Aji Borbor Hehetua Pasaribu SPd; “Siswa harap sabar, belajar masih dalam jaringan,tapi mutu tetap”

oleh -67 views

Batam.WahanaIndoNews.

Saat ini kami masih belum memberlakukan belajar secara tatap
muka. Sehingga siswa diminta bersabar menunggu arahan Pemerintah.

Bukan berarti tidak belajar,setiap hari kami alan berikan pelajaran.Yang dibantu oleh ahli IT di SMP ini.

Kalau ada siswa yang tak punya sarananya (HP) maka kami dan tim siap membantu mendatangi murid dan memberi arahan meski dalam bentuk printing akan kami layani.

Yang mana belajar tetap kontennya bermutu. Hanya dibatasi dengan non tatap muka saja.

Sesungguh “move on” seperti ini memberi arti dan maka berbeda ditengah pandemic Covid-19 saat ini,ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 27 Batu Aji, Borbor Hehetua Pasaribu SPd di ruang kerjanya pekan ini.

Borbor mengingatkan agar siswa tetap belajar.Dan mengikuti ketentuan pelajaran di masa pandemic Covid-19 ini.

Lebih nauh katanya, tak ada berubah soal pelajaran.Yang membatasi hanya tidak hadir di sekolah dan tidak tatap muka.

Jelas seperti sekolah lain yang ada di Batam, sambung Borbor, untuk mengantispasi dilaksanakan preventif agar siswa anak murid sekolah terlindungi.

Meski fase menuju New Normal, tapi kita harus ikuti semua yang dipesankan dan ditekankan oleh atasan kita,yakni Pemerintah Kota Batam.

“Kan kebetulan Walikota Batam sebagai Ketua Gugis Tugas Covod-19 di Batam, maka.kita harus ikuti atarahannya.

Atau juga kalau ada semisal Surat Edaran, dari atas yang membolehkan masuk sekolah alias tatap muka, sambung Borbor.

Dikatakannya lagi, kemungkinan akan diatur kemudian bila telah ditetapkan kebijakan baru oleh Pemerintah yang menyatakan keadaan telah aman dari COVID-19,ya lita ikuti saja kata dia.

Pada bagian lain, Borbor yang menyukai matematika ini mengatakan, bahwasanya kami ini adalah penyelenggara pendidikan.

Sangat dilarang atau tidak dibolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar tanpa petunjuk dari atasan.

“Ini yang masyarakat terutama orangtua atau wali murid harus dapat memaklumi”, sebutnya.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, proses belajar dari rumah memang tetap berjalan dengan metode dalam jaringan (daring) dan itu disesuaikan dengan kondisi.

Pada bagian lain ketika ditanya Wahana, jumlah siswa saat ini, jawab Borbor ada sejumlah 1200 an siswa seluruhnya terbagi dalam 30 rombel (rombongan belajar).

“Kami memiliki rekan kerja sejumlah
16 guru status PNS dan 18 orang status honor yang digaji Pemerintah Kota Batam.

Kami tetap terus meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun di masa pandemic Covid-19 ini,kata Borbor menutup sesi wawancara dan audensi ramah tamah.(robertyahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *