Lis Darmansyah Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat Dan Bahas Kesejahteraan Sosial

oleh -15 views

Tanjungpinang,WahanaIndoNews.com – Lis Darmansyah, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan Reses di daerah pemilihannya, salah satu tempat reses pilihan Lus di Kantor Kelurahan Tanjungpinang Kota, Selasa (14/7) sekitar pukul 11.00 Wib.

Dalam reses kali itu, Lis Darmansyah membahas tentang Kesejahteraan Sosial (Kessos), khususnya pada masa pandemi wabah Covid-19 ini.

Kepada Awak Media, Lis Darmansyah mengatakan,  bagwa saat ini, masyarakat banyak menanyakan tentang permasalahan terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).  “Contohnya pertanyaan terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diketahui hanya sebagian yang mendapatkan bantuan dalam satu Kelurahan,” ujarnya.

“Ketika hal ini ditanyakan kepada Lurah, mereka tidak tau, karena data ini murni turun dari atas. Oleh karena itu, kita menjelaskan bahwa yang berhak menjawab hal ini adalah Pemerintah Pusat,” terangnya.

Dijelaskan Lis, untuk pemberian bantuan kepada orang yang tidak layak menerima itu bisa dikenakan pidana.

Anggota DPRD Kepri, Lis Darmansyah saat diwawancarai para Awak Media

“Banyak keluhan dari masyarakat, bahwa data dalam DTKS itu ada sebagian orang yang tidak layak menerima bantuan tersebut, namun tetap mendapatkan bantuan, padahal kalau itu diberikan kepada yang tidak layak menerima, maka unsurnya ke pidana, meskipun dia masuk dalam data,” terangnya.

Lis menambahkan bahwa, data penerima bantuan ini sebenarnya dapat dilakukan perubahan dari RT, dengan cara membuat berita acara dan data perubahan penerima yang jelas.

“Seharusnya itu dapat dialihkan oleh RT, kemudian diserahkan pada Lurah, kemudian kepada Dinas Sosial dan diteruskan ke Pusat. Karena yang namanya bantuan sosial itu harusnya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Lis Darmansyah juga mengutarakan bahwa, dirinya membangun komunikasi kepada masyarakat agar masyarakat juga tau tentang kegiatan yang dilaksanakan, khususnya terfokus pada penanganan Covid-19.

“Untuk kegiatan yang lainnya, akan kita rencanakan dan dilaksanakan kembali tahun depan”. ujar Lis. (is).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *