Stasiun Karantinan Ikan Dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Dukung Tenaga Medis dengan Bantuan 200 Kg Ikan

oleh -110 views

Batam, Wahanaindonews.com – Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Batam ikut mendukung tenaga medis yang tengah tangani pandemi corona virus disease (Covid-19) di Batam. Sebanyak 200 kg ikan segar akan diberikan kepada petugas yang sedang merawat pasien Covid-19.

“Untuk tenaga medis kita siapkan 200 kg ikan. Selain itu juga ada 250 bungkus bakso ikan. Rencananya akan kita bagikan untuk tenaga medis di RSUD Embung Fatimah dan RSBP Batam,” kata Kepala SKIPM Batam, Anak Agung Gede Eka Susila usai penyerahan bantuan ikan sehat bermutu untuk masyarakat Batam di Dataran Engku Putri, Senin (18/5).

Selain kepada tenaga medis, bantuan ikan juga diperuntukkan bagi masyarakat perikanan seperti nelayan dan masyarakat umum. Adapun total produk perikanan yang dibagikan yaitu 3.325 Kg Ikan Beku, 2.500 kaleng ikan sarden, 1.500 bungkus bakso ikan, dan 1.250 pcs minyak sayur.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Bulan Mutu Karantina yang dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM). Tema yang diusung yakni “Ikan Sehat Bermutu untuk Menanggulangi Covid-19”. Karena kandungan nutrisi pada ikan seperti seng, asam lemak omega 3, DHA, Vitamin A, D, B6 dan B12 pada ikan dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh dalam menangkal pathogen asing termasuk virus.

“Melalui Bulan Mutu Karantina ini Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama stakeholder perikanan berupaya mendorong kebutuhan gizi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan membagikan produk perikanan seperti ikan beku, ikan kaleng, bakso ikan, serta sembako,” tuturnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan KKP untuk masyarakat Batam termasuk tenaga medis.

“Seperti kita ketahui, Covid-19 ini belum ada vaksinnya. Maka kita harus menjaga imunitas tubuh, di antaranya dengan mengkonsumsi makanan bergizi seperti ikan ini,” kata Rudi.

Pada kesempatan itu ia juga memaparkan kondisi penyebaran Covid-19 di Batam. Hingga Senin senin, terdapat 65 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam. Sebanyak 7 pasien telah meninggal dunia. Sementara yang sembuh sebanyak 29 orang. Dan pasien yang masih dalam perawatan yaitu 29 orang.(hms-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *