TNI – Polri Gelar Patroli di Natuna, Edukasi Warga Terkait Observasi WNI Dari Wuhan

oleh -98 views

Jakarta, WahanaIndoNews.Com – TNI dan Polri siap siaga untuk menjaga suasana aman dan nyaman setelah kepulanagan WNI ke Indonesia yang berasal dari China menuai Protes dari masyarakat yang tinggal di Natuna, Kabid Humas Polda Kepulauan Riau Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan “kegiatan patroli skala besar akan dilakukan oleh personel TNI dan Polri. Dan pagi tadi kan Bapak Kapolda Kepri memberangkatkan 122 personel ke wilayah Natuna untuk memberikan penebalan dan melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian disana,” (02/02/2020).

Sebelumnya Masyarakat Natuna berunjuk rasa menolak keberadaan WNI yang berasal dari China dini hari, lokasi unjuk rasa tidak jauh dari lokasi sterilisasi WNI yang berasal dari China, 238 WNI yang berasal dari China akan berada di Natuna selama 14 hari untuk menjalani sterilisasi sebelum dipulangkan ketempat tinggal masing-masing.

Oleh karenanya Aparat keamanan memperketat penjagaan selama proses sterilisasi dan bersosialisasi kepada masyarakat Natuna agar terus terjaga situasi yang aman dan nyaman, “kita kan memberikan pengamanan di wilayah lokasi ini, sekaligus kegiatan patroli tersebut juga kita isi dengan edukasi kepada masyarakat, jadi bukan sekedar patroli, tapi dengan edukasi,” ujar Kombes Pol Harry Goldenhardt.

TNI-Polri juga terus memberikan himbauan agar masyarakat memahami kondisi ini, jika memang terdapat aspirasi yang ingin disampaikan, pihak TNI-Polri sangat terbuka dengan hal itu, “kalupun misalnya menyampaikan aspirasi, sampaikanlah dengan damai, sejuk, sehingga nanti situasi tetap terjaga kondusif, rekan-rekan kita, saudara kita yang saat ini berada dilokasi observasi juga ingin segera kembali bersama keluarganya,” ucap Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Diskusi sudah dilakukan oleh TNI-Polri kepada masyarakat Natuna yang melakukan unjuk rasa menolak keberadaan WNI dari China berada di Natuna, masyarakat Natuna meminta jaminan agar Menteri Kesehatan terus memantau proses pelaksanaan sterilisasi WNI yang berasal dari China.

“Mereka juga meminta jaminan dari pemerintah, kemudian juga meminta Menkes untuk bisa terus-menerus memantau pelaksanaan observasi ini,” tutup Kombes Pol Harry Goldenhardt. (hmspolri/pm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *