Presiden Jokowi Perintahkan TNI dan Polri Tangkap Perusuh Wamena

oleh -406 views

Jakarta – Kondisi keamanan di daerah Wamena, Jayawijaya, Papua makin tak menentu. Beberapa pendatang menjadi korban penganiayaan dan pembunuhan. Bagunan-bangunan pun banyak yang dibakar. Presiden RI Joko Widodo menyebut kerusuhan itu bukan antar kelompok atau golongan, namun itu ulah kelompok krimimal bersenjata yang turun dari gunung dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga.

Meski jumlah korban jiwa masing simpang siur, namun presiden Joko Widodo menyebut korban yang tewas ada 33 orang.

Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 33 orang warga dalam peristiwa kekerasan di sana.,” kata dilaman facebooknya, Senin (30/9/2019). Status Joko Widodo yang menggunakan akun Presiden Joko Widodo itu dalam waktu tiga jam langsung mendapat like sebanyak 72 ribu dari netizen. Dalam waktu yang sala sudah ada komentar 11 ribu dan sudah disebarkan ulang sebanyak 2.900.
Banyak ragam komentar netizen atas peristiwa di Wamena itu. Selain banyak yang mendukung upaya Jokowi Dodo juga banyak komentar yang mengkritisi.

Menurut Joko Widodo, kejadian di Wamena ini bukanlah konflik bernuansa etnis tapi penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata ke warga tak berdosa di permukiman, dan melakukan pembakaran rumah-rumah penduduk.

“Perlu saya sampaikan bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga. Polisi telah menangkap beberapa tersangka pembunuhan dan pembakaran di Wamena itu. Saya pun sudah memerintahkan kepada Menkopolhukam, jajaran TNI dan Polri, untuk mengejar perusuh-perusuh yang belum tertangkap. Kepala Suku Lembah Baliem di Wamena juga telah mengajak, mengimbau seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar Wamena,” katanya Joko Widodo.

Presiden juga mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang, menahan diri, menghindari provokasi-provokasi dan fitnah-fitnah seperti yang banyak muncul di media sosial yang begitu banyak, dengan berbagai isu yang berkembang.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Nasrul Abit kemarin berkunjung ke daerah Wamena, Jayawijaya, Papua untuk menjenguk warga Minang yang ada di pengungsian. Nasrul Abit ke Wamena untuk memastikan kondisi perantau Minang. Narsul Abit ke ke Wamena bersama Danlanud Silas Papare Jayapura.

Saat ini ada sekitar 5.500 pengungsi korban kerusuhan wamena. Warga mengungsi ke beberapa tempat di antaranya di markas Kodim setempat.
sum : luarbiasa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *