wahanaindonews.com, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kepulauan Riau harus mampu menjadi motor penggerak dunia usaha, mulai dari pelaku usaha besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan Ansar saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus KADIN Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2026-2031 yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa, 16 Juni 2026.
“Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu menjadi wadah yang inklusif, adaptif, serta mampu menerjemahkan peluang investasi menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ansar.

Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi nasional maupun internasional. Letak geografis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN serta berada di jalur perdagangan internasional menjadikan Kepri memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis investasi, industri, maritim, dan pariwisata.
Menurutnya, Kepri saat ini didukung berbagai kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Free Trade Zone (FTZ), kawasan industri, hingga pusat pengembangan ekonomi digital yang terus berkembang. Karena itu, KADIN Kepri diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai peluang tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ansar juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Kepulauan Riau tumbuh sebesar 7,04 persen secara tahunan, tertinggi di wilayah Sumatera dan masuk lima besar nasional.

Selain itu, realisasi investasi pada tahun 2025 mencapai Rp64,67 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat tumbuh 12,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Gubernur berharap momentum pengukuhan pengurus KADIN Kepri dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, serta berorientasi global.
Sebelumnya, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus KADIN Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2026-2031. Kepengurusan KADIN Kepri periode 2026-2031 dipimpin oleh Mustava.
Dengan kepengurusan baru tersebut, KADIN Kepri diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memanfaatkan potensi strategis daerah guna mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau. (Ros)
Editor: Juliadi






