Pungli !. Kadinkes Kampar Terjaring OTT Bersama Kepala Puskesmas

Kampar, Riau554 views

Pekanbaru, wahanaindonews.com Kepala Dinas Kesehatan Kampar, ZD terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polda Riau bersama seorang kepala puskesmas berinisial MR. Ia terjaring OTT atas pungutan liar ke kepala puskesmas.

“Hasil pemeriksaan, inisiatif pengumpulan uang yang dipungut kepada para kepala puskesmas dilakukan Kadinkes ZD. Lalu ZD meminta MR untuk mengkoordinir dan mengumpulkan uang tersebut,” kata Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Teguh Widodo, sebagaimana dilansir wahanaindonews.com dari detik.com, Sabtu (13/5/2023).

Teguh menyebutkan, besaran uang pungli yang diminta ZD bervariasi setiap kepala puskesmas. Ada diminta Rp 5-Rp10 juta per kepala puskesmas yang ada di Kampar.

“Ada yang Rp 10 juta dan Rp 5 juta. Namun ketika diamankan, baru sebagian kepala puskesmas yang bersedia mengumpulkan,” katanya.

“Setelah uang diterima dari para kepala puskesmas diterima MR, MR ini berangkat ke rumah Kadis Kesehatan Kampar. Tim mengikutinya.sampai MR menyerahkan uang kepada ZD,” imbuh Teguh.

Selain kedua pelaku, tim mengamankan uang tunai pecahan rupiah Rp 50 dan 100 ribu. Uang itu dibawa dengan kantong plastik.

“Barang bukti uang tunai Rp 85 juta dan bukti transfer Rp 15 juta,” kata Teguh.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kampar berinisial ZD dan Kepala Puskesmas inisial MR terjaring operasi tangkap tangan oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau, pada hari Jumat (12/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dengan Barang bukti Uang tunai puluhan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Nandang membenarkan operasi senyap itu. Bahkan para pelaku telah dibawa ke Mapolda Riau.

“Benar, tadi malam diamankan oleh Subdit 3 di Kampar. ZD dan MR selaku kadis dan kapus (kepala puskesmas),” kata Kombes Nandang saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (13/5/2023).

Nandang mengatakan keduanya ditangkap setelah penyidik menerima laporan terkait dugaan pungli. Dalam laporan itu, ZD minta sejumlah uang kepada kepala puskesmas.

“Dugaan pungli, ada uang tunai di dalam plastik diamankan,” tutur mantan Kapolresta Pekanbaru itu

Dalam operasi itu, penyidik menyita uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Uang dikumpulkan oleh MR dari semua kepala puskesmas di Kampar.

Untuk nominal, beredar kabar yang disita secara tunai Rp 85 juta. Namun ada pula uang dugaan pungli yang sudah disetor melalui transfer rekening.

Hingga saat ini, keduanya masih diperiksa intensif di Polda Riau. Termasuk uang Rp 85 juta di dalam pelastik hitam putih juga diamankan. (ktp/dc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *