Ketua PUK SP- NIBA-KSPSI Kelurahan Pangkalan Lesung, Pertanyakan Kapasitas Camat Mediasi Pengurus PUK

Berita, Pelalawan213 views

wahanaindonews.com, Pelalawan – Ketua PUK Serikat Pekerja NIBA KSPSI Kelurahan Pangkalan Lesung versi AGN Pertanyakan Kapasitas Camat dalam pelaksanaan mediasi pengurus PUK Kelurahan Pangkalan Lesung, Selasa, 7 November 2022.

Dalam keterangan Mujahidin menjelaskan bahwa PUK SP. NIBA KSPSI yang dipimpinnya, mendapatkan tembusan undangan dari camat PKL Lesung, dengan agenda mediasi pengurus PUK Pangkalan Lesung yang diklaim dualisme.

“Kami selaku pengurus PUK, merasakan keanehan atas undangan tersebut karena menurut hemat kami tidak ada kapasitas camat untuk mendudukkan terkait dualisme yang terjadi dalam pengurus PUK SP. NIBA KSPSI Kelurahan Pangkalan Lesung tersebut, seharusnya yang punya kapasitas untuk mengundang adalah Disnaker Pelalawan yang punya kapasitas dibidang kelembagaan tenaga kerja,” ujarnya.

Disamping itu undangan yang dikirimkan kepada kami tersebut, hanyalah tembusan. Dan terlihat hanya setingan pihak tertentu untuk mencari keuntungan kelompoknya, sehingga tidak ada kewajiban kami untuk menghadiri rapat tersebut.

“Dan terkait undangan tersebut yang agendanya untuk mediasi pengurus PUK yang mereka klaim terjadi dualisme menurut hemat kami hanya alat pihak tertentu untuk memuluskan kepentingan mereka,” ungkapnya.

H. Gatut Supriyanto, S.Sos, Plh. Camat pangkalan Lesung saat dikonfirmasi menyatakan bahwa terkait kegiatan mediasi tersebut Camat hanya membantu memfasilitasi, karena kedua PUK tersebut sama-sama berada dikelurahan Pangkalan Lesung kecamatan Pangkalan Lesung.

Tujuan dari mediasi tersebut agar kedua pengurus PUK bisa sama-sama mencari jalan keluar sehingga tidak terjadi gesekan sesama Pengurus yang akan berujung muncul nya perselisihan.

Terkait undangan yang disampaikan, terkait PUK Pimpinan Mujahidin yang hanya mendapatkan tembusan, sebelumnya saya mohon maaf karena ada kesalahan teknis dari staff saya karena buru-buru waktu itu mau berangkat Rakor Ke Pekanbaru, sehingga tidak saya cek secara detil.

“Saat dikonfirmasi terkait hasil mediasi yang dilakukan dikantor Camat kemarin, saya masih di pekanbaru jadi tidak tahu apa keputusan hasil mediasi nya,” jelasnya. (Wanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *