Rudi Berharap Pembangunan Masjid di Bandara Hang Nadim Batam Mudahkan Penumpang Beribadah

oleh -25 views
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat menyampaikan sambutan.

Batam -Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama wakil Walikota Batam Pak Amsakar Ahmad serta perwakilan toko organisasi Agama yang dikota Batam Sah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (24/12/2020).

Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan masjid di kawasan Bandara Hang Nadim Batam ini direalisasikan karena selama ini belum ada tempat ibadah yang layak di kawasan tersebut.

Proyek pembangunan mesjid  bandara ini akan mememerlukan biaya sekitar Rp39,9 miliar

Proyek rumah ibadah tersebut rencananya akan selesai dalam jangka waktu 16 bulan atau awal tahun 2022 mendatang. BP Batam sendiri menyatakan komitmennya untuk menggesa pembangunan masjid tersebut.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni mengatakan pembangunan masjid di Bandara Internasional Hang Nadim sudah lama direncanakan. Hanya saja baru terealisasi akhir 2020.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“Hal itu tidak terlepas dari komitmen Kepala BP Batam (Muhammad Rudi) untuk mewujudkan rencana tersebut,” kata Imam dalam acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Rabu, 23 Desember 2020.

Imam menjelaskan masjid ini didesain khusus menyerupai Tanjak atau salah satu aksesoris pakaian untuk lelaki di Melayu yang digunakan pada bagian kepala. Desain ini sebagai wujud untuk melestarikan budaya Melayu di Kota Batam.

Masjid ini dibangun di atas lahan 15 ribu meter persegi dan bisa menampung sekitar 1.000 lebih jamaah. Pihaknya berharap masjid dengan ciri khas Melayu ini nantinya bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata di Kota Batam.

Desain Masjid di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan pembangunan masjid di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim direalisasikan karena selama ini belum ada tempat ibadah yang layak di kawasan tersebut.

“Sekarang ini hanya tempat kosong dijadikan musala. Karena itu, hari ini mulai kita lakukan pembangunan masjid dan semoga secepat mungkin bisa diselesaikan,” kata Rudi.

Dengan adanya masjid, nantinya diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi calon penumpang yang hendak melakukan penerbangan ke luar Batam. Terutama saat hari Jumat, tidak perlu lagi mencari masjid yang lokasinya jauh dari bandara.

“Kalau jadwal pesawatnya jam 13.00 misalnya, bisa ketinggalan kalau salat Jumat dulu yang lokasinya jauh dari bandara. Karena itulah kenapa masjid ini perlu kita bangun,” katanya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *